Instagram

Thursday, February 11, 2021

Berkebun untuk kesehatan mental

3:31:00 PM 0 Comments

Assalamualaikum,

 

Adakah yang saat ini memiliki hobi baru berkebun? sepertinya banyak ya. Jika melihat postingan di sosial media yang hilir mudik saya melihat beberapa teman menjadi plant lovers which is good. Walaupun semisal awalnya hanya ikutan trend tapi saya yakin pasti ada manfaat yang dirasakan dengan berkebun.


Dulu sebelum pandemi menyerang, hampir setiap tahunnya saya dan keluarga datang ke acara Flona (Flora Fauna) di Lapangan Banteng, masih adakah sekarang di masa pandemi seperti ini? acaranya seru sekali disana bisa langsung melihat beragam jenis tumbuhan dan hewan peliharaan. Walaupun tidak jarang tanaman yang cantik ketika dibawa pulang ke rumah beberapa saat kemudian mereka tidak bertahan mungkin karena kondisi cuaca yang berbeda. 

 


Beberapa tanaman di rumah sudah dibeli dari beberapa tahun lalu dan masih bertahan hingga beranak beberapa pot seperti si Burle Marx yang dulu saya beli seharga 50 ribu saja dan sekarang melejit di kisaran 300-400 ribu wow. Tetapi, bukan itu esensinya bukan karena harganya saya jatuh cinta pada si tanaman dan senang berkebun. 

 

Bahkan jika hanya berkebun daun mint seharga 10 ribu jika bisa hidup sehat dan rimbun tentu sudah cukup untuk menciptakan rasa bahagia. Saya menemukan kebermaknaan dalam aktivitas saya ini karena apa yang sudah dilakukan ternyata berdampak positif terhadap tanaman sesederhana mereka hidup dengan sehat.

 


Saya suka membeli tanaman yang masih bayi dan merawatnya sampai rimbun. Ada perasaan senang ketika melihat mereka tumbuh dengan baik di rumah. Bahkan, terkadang di hari sabtu merawat mereka selama berjam-jam tidak terasa. Semacam ada energi lain yang saya rasakan. Seperti saling bertukar energi. Yes take and give, ingat tumbuhan juga makhluk hidup yang dalam Alquran pun dijelaskan bahwa mereka senantiasa bertasbih kepada Allah SWT. 

 

Ketika kita memberikan energi positif dengan merawat mereka dan sebaliknya mereka juga memberikan energi positifnya kepada kita dari rimbunnya daun, dari oksigen yang bersih, dari indahnya bunga 💟

 




Saat ada tanaman yang mati dan layu tidak serta merta saya buang ke tempat sampah. Saya upayakan agar mereka dapat sehat kembali dan tunggu dengan sabar hingga membaik. Beberapa tanaman yang mati mendapatkan keajaiban dan hidup kembali. Masya Allah. Jadi, dengan berkebun juga mengajarkan saya untuk open mind dan belajar hal-hal baru.

 

Namun, ada kalanya tanaman tetap tidak membaik dan mati. Disini saya menambah kompetensi untuk berlapang dada dan acceptance yaps menerima kondisi yang ada setelah kita berusaha. It's ok jika usaha kita belum membuahkan hasil coba lagi dan lagi 😊

 

Lalu, apakah benar berkebun merupakan salah satu bentuk self healing dan meningkatkan kualitas kesehatan mental kita dari sisi ilmiah?

 

Dalam studi meta-analisis yang dilakukan oleh Jane Clatworthy, Joe Hinds dan Paul M. Camic (2013) terhadap 10 hasil riset menggunakan model terapi gardening intervention kepada individu yang didiagnosa depresi, schizophrenia, dan gangguan mixed.  Ditemukan perubahan yang signifikan dengan berkebun diantaranya:

  • Menurunkan tingkat depresi, kecemasan, dan stress
  • Membuat perasaan  menjadi lebih tenang
  • Mudah berkonsentrasi
  • Menemukan kebermaknaan dalam beraktivitas
  • Meningkatkan self esteem
  • Meningkatkan kualitas hubungan interpersonal dan perilaku sosial


Selain aspek psikologis, dengan berkebun kita juga sehat secara fisik karena kita berada di luar ruangan yang terkena sinar matahari pagikan? kita bisa sekaligus bergerak dan berolahraga. 


Oiya sedikit tips yang saya rasakan sangat bermanfaat terutama jika kita harus bekerja atau berkegiatan dari rumah saja. Jika mulai terasa bosan, stress dan pikiran ruwet segera keluarlah ke teras rumah lihat tanaman, rasakan semilir angin dan bernafaslah perlahan. Insya Allah badan dan pikiran kita menjadi lebih rileks.


So, ajaklah keluarga/teman yang memerlukan self healing untuk mulai mencoba berkebun? hadiahkan mereka beberapa tanaman yang mudah dirawat untuk menumbuhkan semangat berkebun atau mungkin mau mencoba untuk healing diri sendiri?💓

 

Xoxo,

Rani Ayuna