Instagram

Follow @raniayuna

Saturday, December 22, 2018

Optimalkan Bahasa Kasihmu dengan #ResikVManjakaniWhitening

9:08:00 AM 4 Comments

Berbicara pernikahan, saya menikah di usia yang cukup muda yaitu usia 24 tahun dan suami  25 tahun, tidak lama saya mengenal suami hanya beberapa bulan dan dia mengutarakan niatnya menemui orang tua saya 😝

Lalu apa saya sudah punya "ilmu" yang matang untuk berkeluarga? konflik dalam rumah tangga adalah hal yang wajar justru menjadi bumbu semakin dekatnya hubungan kami dari waktu ke waktu. Ingat lagi tujuan awal membina keluarga untuk apa? itulah yang menyatukan kami hingga memasuki usia 6 tahun pernikahan Insya Allah selamanya amin...

Kenali pasanganmu dengan bahasa kasih (Love Language)
Bahasa kasih apa sih? Gary Chapman dalam bukunya yang sudah terjual lebih dari 10 juta kopi itu menjelaskan bahwa terdapat 5 pondasi dasar yang mempengaruhi tingkat kedekatan dan intimasi dengan pasangan. Setiap orang memiliki bahasa kasihnya masing-masing ada orang yang merasa bahagia ketika mendapat pujian, ada yang bahagia dengan sentuhan (peluk, bergandengan tangan, dst), ada juga yang senang ketika bisa menghabiskan waktu bersama, ada yang senang dilayani atau ada juga yang senang dengan hadiah-hadiah. Kira-kira kalian sendiri dan pasangan bahasa kasihnya yang mana?

Kami berdua sudah mencoba assessment 5 love language ini (banyak assessment online cari aja ya), jadi kami sekarang sudah tahu bahasa kasih masing-masing, mengenal pasangan itu nggak bisa dengan tutup mata harus ada usaha. Pasangan tidak selalu tahu apa yang kita mau mereka bukan cenayang yang bisa membaca pikiran πŸ˜†.

Kalau misal kita salah dalam menyampaikan bahasa kasih bagaimana? 
Bahasa kasih yang tidak tepat bisa menjadi awal mula missed komunikasi lho dan memicu terjadinya konflik dalam rumah tangga. Sebagai contoh saya seorang yang memiliki bahasa kasih menghabiskan waktu bersama (quality time) dan pasangan malah sibuk memberikan pujian tetapi di sisi lain dia sibuk dengan aktivitasnya sendiri, kira-kira saya happy? nope. Salah mengartikan bahasa kasih membuat pasangan merasa tidak dicintai dan tidak dihargai.

Sumber: theladiescoach.com

Nah setelah tahu bahasa kasih pasangan ada tips lagi supaya pasangan semakin sayang yaitu dengan merawat diri. Lho kok merawat diri? pernah denger kan quotes "love your self first". Aura kita akan semakin terpancar ketika kondisi hati dan fisik kita resik. Sejak kecil saya selalu dinasihati mama untuk selalu resik. Resik itu ya luar dalam, resik dalam itu dari hati jadi perempuan jangan gampang emosian, ngambekan, yang sabar dan manut sama orang tua kalau sudah berkeluarga ya manut dengan suami. Nah kalau resik luar itu harus jaga diri, jaga kebersihan, jangan jorok, rapi, mandi yang rajin dan mama juga paling cerewet tentang kesehatan daerah pribadi.

Apa yang dilakukan mama saya itu termasuk pendidikan seksual dini lho, jadi pendidikan seksual bukan hal yang tabu justru wajib disampaikan sejak anak-anak supaya bisa lebih waspada dalam menjaga kesehatan reproduksi dan juga mawas diri karena manfaatnya dibawa sampai dewasa. Saya jadi ingat pesan uti saya kalau dengan suami ya harus wangi, dandan, jangan kucel 😁. Menjaga penampilan dan kesehatan juga termasuk menunjukkan bahasa kasih kita ke pasangan. Kalau diri kita terawat sudah termasuk contoh nyata kita respect dengan pasangan. Coba kalau kucel artinya kita nggak "menganggap" keberadaan pasangan kan? menyenangkan hati pasangan itu pahala sekaligus menjaga hubungan suami istri menjadi harmonis 😚

Resik-V Manjakani Whitening
Saya berkenalan dengan Resik-V ini juga dari mama karena selalu ada di kamar mandi. Resik-V merupakan cara praktis untuk menjaga kesehatan daerah kewanitaan dan diformulasikan dari bahan-bahan alami serta sertifikasi MUI. Banyak yang sudah mengklaim bisa mengurangi keputihan dan masalah kewanitaan lainnya. Selain itu, formulanya lembut dan pastinya aman dan tidak menimbulkan iritasi.

Salah satu produk dari Resik-V ini adalah Resik-V Manjakani Whitening yang terbuat dari bengkoang pilihan dan manjakani asli Persia. Kegunaan bengkoang sudah dikenal sejak dulu manfaatnya sangat banyak bagi kecantikan kulit. Ternyata selain #Mencerahkanareakewanitaan, dan menghilangkan flek-flek hitam juga #Mengencangkanareakewanitaan. Kalau manjakani dipercaya khasiatnya selama berabad-abad oleh orang Mesir Purba dan juga digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh orang Arab, Iran/Persia, India, Cina, Melayu karena kaya akan Tannin, antioksidan sebagai anti mikroba/bakteri. Buah manjakani juga dikenal untuk mengencangkan otot-otot kewanitaan.

Bagaimana cara memakainya?
  • Tuangkan #ResikV Khasiat Manjakani Whitening secukupnya di telapak tangan
  • Dibusakan dengan air basuh ke area kewanitaan dan sekitarnya
  • Basuh dengan air
  • Gunakan setiap mandi/saat diperlukan untuk membersihkan area kewanitaan

Saya merekomendasikan #ResikVManjakaniWhitening  sebagai produk #PembersihKewanitaan yang aman. Yuk tunjukkan bahasa kasihmu ke pasangan untuk #Keharmonisanrumahtangga πŸ˜‰.

Produk ini dapat dibeli di supermarket/minimarket di kotamu dan untuk informasi lebih detail dapat dilihat di Instagram Resik v dan  www.arisanresik.com


Xoxo,
Rani Ayuna

Monday, September 10, 2018

Yuk Berubah Lebih Baik, Lets Move!

6:35:00 PM 0 Comments


Tulisan ini terinspirasi karena sebentar lagi kita akan menyambut Tahun Baru Hijriah, momen hijrah yang sangat menyentuh bagi Umat Muslim yaitu dengan meneladani bagaimana Nabi Muhammad SAW yang berjuang dengan tidak mudah putus asa serta berhasil menaklukkan rasa takut dan sedih ketika harus meninggalkan keluarga untuk berjuang menyebarkan Islam bagi kebaikan umat Muslim. Cerita saya ini tidak ada sepersekian persen perjuangan Nabi Muhammad SAW, tetapi saya sungguh terinspirasi dari semangat dan keberanian Nabi.

Kehidupan saya seolah berubah 360 derajat πŸ˜†. Setahun yang lalu di tanggal yang sama di tahun 2017, saya masih menikmati cuti melahirkan menanti kehadiran my second born bersantai di rumah bersama Kakak Gibran. Siapa sangka di tahun ini di tanggal yang sama di tahun 2018 saya sedang duduk mendengarkan kuliah dari dosen-dosen hebat yang setiap hari selalu membuat saya kagum dan berucap wow keren wow wow keren πŸ˜‚ternyata banyak ya yang saya belum tahu dan rupanya ilmu yang saya banggakan selama ini ibarat buah jeruk masih di kulitnya saja.

Bersama teman-teman S2πŸ’“
Kembali ke beberapa bulan sebelumnya di Tahun 2017…
Saya pernah melakukan survey kecil di insta story di saat saya bimbang menentukan pilihan. Saya bukan ingin menyerahkan pengambilan keputusan kepada orang lain tetapi saya ingin tahu persepsi orang tentang memilih stay di zona nyaman atau berani untuk keluar zona nyaman untuk mengembangkan diri lebih baik.

Tahukah hasilnya? Ternyata beda tipis sekali yang menyarankan antara keluar dari zona nyaman dan stay di zona nyaman. Begitu banyak teman-teman dan kerabat yang menyarankan saya stay dengan kondisi stabil saat ini mungkin mereka melihat dengan kondisi sekarang saja sudah happy lalu apalagi yang dicari kenapa harus menyusahkan diri sendiri dan bersusah-susah memilih hal lain.

Bisa disimpulkan berdasar survey sederhana itu, bagaimana mengubah kebiasaan dan keluar dari zona nyaman menjadi suatu hal yang susah untuk dijalani. Walau di satu sisi, kita tahu ada peluang untuk melangkah ke tingkat selanjutnya yang lebih baik dan itu terbuka jalannya di depan mata.

Dengan bismillah dan memohon restu ke suami dan keluarga saya akhirnya mengambil keputusan keluar dari zona nyaman dengan segala konsekuensi dan air mata, saya harap ini adalah hal yang bisa saya #Pastikanyangbenar. 

Saya melangkah untuk mengikuti seleksi beasiswa pendidikan S2 Magister Profesi Psikologi yang saat itu pun saya belum tahu Universitas mana yang ditawarkan hanya diberi petunjuk Fakultas Psikologi terbaik di Indonesia. 
Di sisi lain, di bulan yang sama saat saya memutuskan mengikuti seleksi saya juga baru saja mendapat promosi jabatan. Bisa dibayangkan masih kondisi happy dapat promosi terus saya justru memilih bersusah payah untuk ikut tes seleksi S2 dengan saingan peserta dari seluruh Indonesia. Sempat terbersit yasudahlah nggak usah ikut seleksi susah-susah nikmatin saja dulu kenaikan jabatan ini hehe. Tapi, No! saya harus bergerak…walau saya tahu konsekuensinya jika saya lulus beasiswa S2 maka saya harus dengan sukarela melepas jabatan tersebut.

Tahapan demi tahapan dilalui selama 5 bulan, peserta pun berguguran. Pengumuman akhirnya dikeluarkan dan hasilnya Kampus yang ditunjuk di…… Yogyakarta! saya pun menangis antara senang dan sedih berarti saya harus siap melepas semua mulai dari pekerjaan, jabatan sampai harus berjauhan dengan keluarga. Welcome Long Distance Marriage!

Last day at office
Kembali ke Kondisi saat ini…

Kuliah S2 pun tidak semudah bayangan saya, jadwal yang sangat padat Senin-Jumat mulai dari jam 07.30 sampai jam 16.00 ditambah setiap mata kuliah dengan tugas yang susul menyusul dan deadline yang ketat. Bahkan ada dosen saat orientasi mengucapkan selamat menikmati sudah sign contract with the devil. Oh ini toh maksudnya..mostly saya tidur jam 1-2 pagi setiap harinya hahaha.

Setelah 3 Minggu menjalani ritme yang berantakan ini, saya mulai merasakan kesehatan saya mulai menurun akibat kurang tidur lembur hampir setiap hari, kurang minum, kurang olahraga, makan seadanya asal kenyang. Tanda-tanda fisik saya saat mulai melemah adalah sariawan, panas dalam, bibir kering, sembelit sampai yang terparah radang tenggorokan. 

Jika sudah muncul beberapa tanda-tanda itu, saya sudah paham bahwa ini warning dari tubuh saya untuk segera mengubah kebiasaan menjadi lebih sehat karena kuliah berbeda dengan kerja yang ada jatah cuti tahunan. Kalau sering absen kuliah bisa-bisa saya gagal dan tidak lulus. 

Kesehatan menjadi kunci supaya bisa tetap optimal dalam perkuliahan salah satu yang selalu saya simpan di rumah dan beli saat belanja mingguan di supermarket adalah Larutan Cap Kaki Tiga. Kenapa saya memilih selalu menyimpan di kulkas? Karena yang mengkonsumsi bukan hanya saya sendiri tetapi bisa untuk satu keluarga sampai anak saya juga karena saat ini Larutan Cap Kaki Tiga ada khusus untuk anak dengan berbagai varian rasa yang enak dan kemasannya juga menarik dengan gambar kartun favorit anak-anak. Saat ini ukurannya juga sudah bervariasi mulai dari ukuran 200 ml, 320 ml dan 500 ml.
  
Ahlinya panas dalam
Kalau sehat bawaannya happy terus!

Larutan Cap Kakit Tiga cocok buat penggemar makanan pedas seperti saya
Sudah terbayang kan rasanya saat minum Larutan Cap Kaki Tiga ini glek glek langsung terasa segar dan badan menjadi lebih enakan. Larutan Cap Kaki Tiga ini berbahan dasar alami bahan dasarnya mineral alami (gypsum fibrosum dan calcitum) dan merupakan resep turun menurun tepercaya dan telah dikonsumsi banyak keluarga selama berpuluh-puluh tahun. Selain itu, Larutan Cap Kaki Tiga sudah berlogo halal MUI dan terdaftar di BPOM RI. Semakin yakin dengan khasiat produk satu ini hehe. Mantab! 

Oh iya, untuk memelihara kesehatan keluarga juga harus #Pastikanyangbenar dan lihat juga kredibilitas brandnya. Sedikit cerita, Larutan Cap Kaki Tiga kesayangan kita ini sudah ada sejak lama banget dari tahun 1937 pertama kali dilaunching di Wen Ken Drug Singapore yang kemudian tahun 1978 baru masuk ke Indonesia. Sejak tahun 2011, PT Kino Indonesia Tbk sebagai pemegang resmi lisensi Cap Kaki Tiga dan menjadi pionir ahlinya panas dalam.

Yuk dengan datangnya Tahun Baru Hijriah kita sama sama mengubah kebiasaan menjadi lebih sehat supaya ibadah dan ikhtiar kita bisa lebih semangat dan optimal. Saya doakan juga semua impian teman-teman bisa tercapai sesuai harapan. Amiiin…. #PastikanYangBenar, #CapKakiTiga, #AhlinyaPanasDalam 

Informasi lebih lanjut bisa klik link di bawah ini: 



Xoxo,

Rani Ayuna
 















Sunday, May 27, 2018

Penting! Cari tau, Kenali, Atasi Alergi pada Anak

7:59:00 AM 0 Comments

Suatu hari di ruang konsultasi Dokter Spesialis Anak (DSA)

Saat itu saya sedang berkonsultasi dengan DSA berkaitan dengan gangguan pencernaan si adik yang berkepanjangan hampir 3 minggu dan saya masih galau dan bingung apa sebabnya.

"Mom, apa ada riwayat alergi di keluarga?"

itu adalah pertanyaan awal yang diajukan ke DSA ke saya dan suami. Awalnya saya dengan percaya diri mengatakan "Tidak Dokter"

Dalam sependek pemahaman saya alergi itu bersifat turunan dan gejalanya timbul ruam-ruam merah, gatal atau ada juga yang sampai sesak nafas (ada teman yang sampai asma karena alergi). Sepertinya sih saya dan suami belum pernah menunjukkan gejala seperti itu.

Jadi, gejala alergi itu ternyata tidak hanya ruam merah dan adanya sesak nafas seperti perkiraan saya di awal. Ada beberapa gejala alergi yang perlu dikenali:

  • Gangguan Kulit: gatal, bentol, dan yang paling sering adalah Dematitis Atopik/Eksim yang biasanya terjadi pada anak berusia 1 tahun prevelansinya sekitar 10%-20%. Dermatitis Atopik ini 50% penyebab utamanya berasal dari faktor eksternal seperti lingkungan yang kering, sabun, debu, rumput, serbuk tumbuhan sementara 50% lainnya berasal dari makanan. The big 8 pencetus adalah susu, telur, ikan, makanan laut, gandum, kacang tanah, kedelai, kacang pohon (walnut, almond, hazelnut, cashew dan pistachio).
  • Gangguan Pernafasan: Nafas bunyi, sesak nafas, batuk dll
  • Gangguan Pencernaan: diare, konstipasi/sembelit, muntah dll

Nah ternyata ada 1 yang sepertinya muncul di si adik yaitu gangguan pencernaan πŸ˜₯

Lalu, saya pun mulai mendengar penjelasan dari DSA dengan seksama

"Mom, alergi itu ada dua sebab sih tidak selalu merupakan turunan dari orang tua, nah orang tua yang tidak alergi pun bisa anaknya alergi"

Jadi, maksud DSA itu orang tua dengan riwayat alergi akan menyebabkan anak memiliki peluang yang besar untuk alergi juga. Namun, tidak menutup kemungkinan orang tua yang sama sekali tidak alergi anaknya juga tidak alergi.
  • Kedua orang tua tidak alergi : kemungkinan anak alergi 5%-15%
  • Salah satu orang tua alergi:  kemungkinan anak alergi 20%-40%
  • Orang tua tidak alergi, salah satu anak alergi: si adik kemungkinan alergi 25%-35%
  • Kedua orang tua menderita alergi: kemungkinan anak alergi 40%-60%
  • Kedua orang tua menderita alergi yang sama: kemungkinan anak alergi 50%-80%

Selain faktor genetik, ada juga faktor lingkungan bisa berasal dari makanan, debu, serangga, obat, bulu hewan dan masih banyak lagi pencetusnya.

Saya pun terdiam berusaha mencerna kalimat per kalimat yang disampaikan DSA. Akhirnya saya pun berusaha mencari akar masalah si adik yang sembelit berkepanjangan.

πŸ‘ͺ Saya, suami dan kakak tidak ada riwayat alergi

Pola makan adik di awal MPASI
Minggu 1-2
Pagi: Bubur beras saring + ASI
Siang: Bubur beras saring + ASI
Sore: Bubur Instan + Sayur kukus blender
Selingan: Puree pepaya

Minggu 3-4
Pagi, siang, sore: Bubur Instan + Sayur kukus blender
Selingan: Puree pepaya dan pir

Mengapa minggu 3-4 saya beri bubur instan? berawal dari konsultasi ke salah satu DSA terkait kenaikan berat badan yang irit saya disarankan menggunakan Bubur instan untuk mengejar zat besi karena bayi ASI cenderung Anemia, baca artikel sebelumnya " Pengalaman Pertama ke Dokter Spesialis Gizi (Nutritionist "

Ada yang aneh? coba apa kira-kira sebabnya? πŸ˜…

Suspect: Mpasi Instan karena semakin sering saya berikan semakin sembelit si adik. Kami pun menelusuri kandungannya di dalamnya mengandung susu. Apakah karena susu? Akhirnya langkah awal saya hentikan pemberian bubur instan dan beralih sepenuhnya ke bubur dari tepung beras yang dimasak. Selain susu, suspect kandungan di dalamnya adalah tinggi zat besi. Ternyata zat besi memicu terjadinya konstipasi.

Selama ini saya belum memberikan sufor ke adik masih full ASI jadi memang kemungkinan kandungan susu ini berasal dari si bubur. Saya tidak bilang bubur instan tidak baik ya karena saya paham di beberapa kasus bubur instan ini bisa jadi penyelamat untuk boosting berat badan seperti saran DSA saya sebelumnya.

Mengapa DSA saya menyarankan pemberian bubur instan untuk boosting berat badan? karena bubur ini sudah dirancang sedemikian rupa oleh para ahli agar gizi si kecil tercukupi dan jangan samakan bubur instan dengan makanan instan orang dewasa ya karena jauh berbeda kandungan, cara pengolahannya, dan juga untuk bubur instan bayi tidak diperbolehkan mengandung pengawet.

Hasil: Setelah menghentikan bubur instan yang mengandung susu dan tinggi zat besi tersebut si adik mulai berkurang sembelitnya dan di usianya yang 8 bulan saat ini sudah hampir setiap hari lancar BABnya. Alhamdulillah setelah PR sembelit teratasi PR berikutnya adalah boosting berat badan si adik πŸ˜†

Nah, yang menjadi pikiran saya selanjutnya adalah nanti jika sudah selesai masanya si adik minum ASI (semoga bisa bertahan sampai dua tahun ya dek). Bagaimana jika alergi si susu itu berlanjut? semoga sih pencernaan adik sudah semakin baik dan kuat ya.

Dengan adanya Morinaga Chilkid Soya, ibu sudah tidak perlu khawatir untuk memilihkan susu yang cocok dengan anak alergi. PT Kalbe Nutritionals bekerjasama dengan Morinaga Jepang sejak tahun 1986 dengan visinya yaitu Nourishing the Platinum Generation for Platinum Nation yang bertujuan untuk menyediakan nutrisi berkualitas dan terbaik dan berkomitmen tinggi untuk secara kontinu berkontribusi untuk perkembangan generasi unggul, Generasi Platinum. 





Setiap tahunnya juga selalu rutin mengadakan Morinaga Allergy Week dengan berbagai program edukasinya dan memiliki program tetap bernama Morinaga Allergy Solution. Tahun ini tema yang diangkat seputar Dermatitis Atopik / Eksim.

Coba deh cek alergi di website morinaga www.cekalergi.com free dan bisa konsultasi dengan Dokter lho πŸ˜†

Prof. Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Immunologi dari RSCM/FKUI juga memberikan informasi seputar alergi pada anak:
  • Susu atau alergen protein susu sapi merupakan pencetus paling umum di dunia angka kejadian 2 - 7.5%. Bayi dengan asi eksklusif memiliki kemungkinan 0.5%.
  • Salah satu cara pencegahan alergi terhadap makanan dengan memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin
  • Memberikan Asi Eksklusif atau apabila tidak bisa maka diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein terhidrolisat parsial
Apa ya tanda-tanda umum jika anak alergi susu sapi?
Gejala awalnya adalah adanya gejala klinis seperti buang angin, kembung, nyeri, dan bisa juga berujung pada diare. Susu sapi mengandung laktosa jika lactase tidak cukup tersedia maka lactosa tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus si kecil.

Lalu amankah susu soya? susu soya mengandung lemak dari minyak tumbuhan dan bebas dari laktosa. Chilkid Soya sendiri memiliki kualitas setara susu sapi diperkaya L-Methionin, Karnitin, Asam Amino Essential serta vitamin dan mineral.


Chilkid Soya

Setidaknya saya sudah menabung informasi untuk persiapan si adik jika sudah lulus ASI. Hasil survey 9 dari 10 ibu puas dan merekomendasikan Chilkid Soya solusi terbaik alergi anak.

Nah, mommies jika ada tanda-tanda anak alergi please jangan diabaikan segera cari tau, kenali dan atasi agar tidak menghambat tumbuh kembang dan anak alergi tetap berprestasi ya πŸ’“. Jika alergi tidak dipahami dan dicegah bisa jadi tumbuh kembang si kecil akan terhambat karena kegiatan belajar, bermain serta aktivitas stimulasinya terganggu. 




Informasi lebih lanjut:
Facebook: Morinaga Platinum
Instagram: @Morinagaplatinum
Twitter: @MorinagaID
Youtube: MorinagaPlatinum 


Xoxo,
Rani Ayuna


#MorinagaAllergyWeek
#AlergiTetapBerprestasi
#SusuAlergiAnak
#SusuAlergi
#SusuMorinaga
#Morinaga
#ChilkidSoya
#SolusiAlergi
#AlergiAnak