Instagram

Follow @raniayuna

Sunday, July 24, 2016

Review: Cara menggunakan oven pada Kompor Gas Freestanding Modena Tipe FC 7300

Assalamualaikum,

Saya ingin berbagi pengalaman saya yang sebetulnya ini agak malu-maluin tetapi cukup penting diketahui para pemula di bidang per-ovenan seperti saya karena saya browsing masih sedikit yang memberikan informasi terkait hal ini.

Sejak 2012 saya sudah membeli Kompor Gas Freestanding Modena Tipe FC 7300. Kompor 4 tungku ini dilengkapi dengan oven di bagian bawahnya. Namun, sejak beli tahun 2012 baru di tahun 2016 ini saya mulai berinisiatif ingin mencoba menyalakan oven ini.

 


Nah kejadian ini bermula di suatu siang. Saya ingin mencoba pemantik api yang baru saya beli. Oiya untuk menyalakan oven ini caranya menggunakan pemantik api yang bentuknya panjang seperti ini:


Kepanikan saya terjadi ketika api di bagian bawah oven mulai menyala dengan diikuti dengan asap mulai mengepul, bau terbakar, bunyi meletek-letek seperti bunyi api membakar oven. Saya yang baru pertama kali mengalami hal tersebut seketika langsung panik takut kompor meleduk terbayang-bayang berita ngeri di TV. 

Saya saat itu langsung memutar knob ke arah off/padam namun api di dalam oven masih menari-nari. Nah bagaimana ini? kenapa api tidak mati? saya mulai berpikir bagaimana caranya ya mematikan apinya (sedangkan asisten rumah tangga saya sudah panik lari ke luar rumah mau memanggil orang di luar rumah untuk membantu mematikan api di oven). Saya mencoba menghubungi teman saya di kantor yang memiliki oven serupa. 

Informasi yang saya terima:
  1. Oven ketika dinyalakan memang akan keluar suara meletek-meletek (apa ya bahasa Indonesianya)
  2. Oven akan mengeluarkan asap beberapa saat namun bisa ditunggu 20 menit kemudian baru memasukkan adonan kue yang akan dioven
  3. Terkait kenapa oven tidak mati, teman saya yang sudah sering baking kue ini pun sepertinya bingung. Namun tidak selang beberapa lama sembari saya mengobrol di telpon dan memandangi oven saya perlahan tetapi pasti api di oven saya padam. Alhamdulillah seketika lega rasanya (saya pung memanggil asisten rumah tangga saya yang sudah terlanjur terkena panic attack).
Setelah oven berhasil padam, saya segera mencari manual book yang sudah tertimbun di lemari buku saya.Ternyata disana ada lengkap petunjuk penggunaan oven dan dituliskan juga asal muasal asap oven saya yang mengepul di awal itu (fiuuh kecerobohan saya kenapa tidak membaca manual book terlebih dahulu).

Petunjuk penggunaan oven bagian bawah (manual book):
  • Buka pintu oven
  • Nyalakan korek api dengan tangan kiri lalu dekatkan nyala api tersebut ke arah lubang di tengah dasar oven, sambil tangan kanan menekan Knob untuk tungku/burner oven bagian bawah lalu putar ke posisi temperatur panas yang dikehendaki. 
Posisi lubang oven di bagian bawah untuk menyalakan api
  • Periksa/perhatikan  melalui lubang-lubang yang ada pada dasar oven, apakah tungku/burner sudah menyala. Bila belum menyala dan nyala api pada korek api sudah padam, maka ulangi cara menyalakannya seperti pada point 2 sampai tungku/burner oven bagian bawah menyala.
  • untuk menyesuaikan temperatur panas yang dibutuhkan pada oven, dengan cara memutar knob ke arah posisi angka yang menunjukkan besarnya temperatur panas yang dapat dicapai 
  • Jika proses memasak sudah selesai, untuk mematikan nyala api pada tungku/burner oven bagian bawah dengan cara memutar knob searah dengan jarum jam sampai pada simbol nyala api mati/padam. 

Petunjuk penggunaan oven bagian atas (manual book):
Cara menyalakannya sama seperti tungku/burner bagian bawah hanya saja lubang tempat api berada di bagian atas oven.

Catatan penting yang saya rangkum dari buku manual book:
  1. Khusus kompor yang tidak dilengkapi dengan lampu oven seperti punya saya ini, untuk memantau proses memasak dengan cara membuka pintu oven, namun sebaiknya jangan terlalu sering membuka dan menutup pintu oven karena akan menyebabkan berkurangnya temperatur panas pada ruang oven.
  2. Jangan meletakkan makanan langsung ke atas baki tetes untuk memasak, karena baki tetes hanya digunakan untuk mengumpulkan tetesan minyak selama proses pemanggangan. 
  3. Saat tungku burner digunakan untuk pertama kalinya akan timbul asap dari dalam oven, hal ini disebabkan oleh lapisan minyak yang ada pada tungku/burner yang terbakar. Tunggu sampai sisa minyak tersebut habis terbakar sebelum memasukkan makanan ke dalam oven.
Nah, jadi asap yang di awal saya ceritakan mengepul dan bunyi meletek adalah reaksi alami ketika oven baru pertama kali dinyalakan. 

So don't be panic seperti saya ya moms.



8 comments:

  1. Mak btw akuuuu .... barang baRang modena itu msh jd impian... semoga suatu saat aku punya hehhe amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiiinn.. semoga segera tercapai mimpinya mak. Saya beli di glodok mak jadi harganya bisa miring bisa ditawar juga. Kalau dah beli jangan kena panic attack kaya saya ya hehe.

      Delete
  2. kompor freestanding inceran nih, baru tau kalo nyalain ovennya agak ribet yah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya harus hati hati kalau mau menyalakan ovennya ya, sepertinya sekarang sudah ada tipe yang lebih barunya yang sudah ada pemantik otomatisnya jadi tidak perlu pakai pemantik manual lagi hehe

      Delete
  3. sista, saya juga punya kompor plus oven modena model ini di rumah, tanya dong.. selama menunggu asap hilang dari tungku oven, pintu oven ditutup atau dibiarkan terbuka? asap ini ada di setiap akan memanggang atau hanya sekali saat pemakaian pertama saja? makasih ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mb fauza, kalau dari info teman saya yang sudah sering baking asap akan selalu ada tapi tidak setebal di awal pemakaian. Ditunggu saja 20 menitan baru masukkan adonan kuenya dan pintu oven ditutup.

      Delete
    2. Halo mb fauza, kalau dari info teman saya yang sudah sering baking asap akan selalu ada tapi tidak setebal di awal pemakaian. Ditunggu saja 20 menitan baru masukkan adonan kuenya dan pintu oven ditutup.

      Delete
  4. Hallo mba, sy mau tanya kalo untuk baking/ buat kue di freestanding katanya pintu opennya harus dibuka ya? Kalo bikin bolu2an hasilnya bagus gak?

    ReplyDelete