Saturday, July 2, 2016

Bolehkah membawa anak kecil ke masjid?

Saya membuat tulisan ini karena kaget membaca tulisan teman di instagram yang curhat setelah ditegur jamaah masjid untuk tidak lagi membawa anaknya ketika shalat berjamaah karena anak laki lakinya dianggap mengganggu dan berisik. Sedih ya bacanya. Apakah benar sebetulnya anak anak khususnya anak kecil dilarang untuk dibawa ke masjid? 

Saya sendiri selalu membawa Gibran yang saat ini masih 2 tahun untuk selalu ikut tarawih agar dia terbiasa mendengar alunan ayat suci Alquran, mendengar orang berdzikir, memperhatikan orang sholat berjamaah agar nantinya memori indah itu akan selalu dia ingat hingga dewasa kelak.

Saya coba menggali informasi dari beberapa sumber di internet dan membaca buku. Namun saya belum menemukan adanya larangan tersebut justru saya menemukan kisah indah Rosulullah alaihi wasallam bersama cucu-cucunya.


Berikut kisah tentang Nabi Muhammad saw yang saya baca di sini :

Syaddad radhiallahu ‘anhu mengatakan: Suatu ketika Rosulullah –shallallahu alaihi wasallam pernah datang kepada kami dalam salah satu sholat fardhu malamnya (maghrib atau isya’), sambil menggendong Hasan atau Husein, lalu Rosulullah -shallallahu alaihi wasallam- maju ke depan (untuk mengimami), beliau pun menurunkannya (Hasan atau Husein), lalu bertakbir untuk memulai sholatnya, di tengah-tengah sholatnya beliau sujud dengan sujud yang panjang.

Syaddad mengatakan: maka aku pun mengangkat kepalaku, dan ternyata ada anak kecil (Hasan atau Husein) di atas punggung Rosulullah –shallallahu alaihi wasallam– yang sedang sujud, lalu aku kembali sujud.

Setelah Rosulullah menyelesaikan sholatnya, para sahabatnya bertanya: Wahai Rosulullah, sungguh engkau telah bersujud dengan sujud yang panjang di tengah-tengah sholatmu, sehingga kami mengira terjadi sesuatu, atau ada wahyu yang turun kepadamu?

Beliau menjawab: Bukan karena itu semua, akan tetapi cucuku (Hasan atau Husein) menunggangiku, dan aku tidak ingin segera menyudahinya sampai ia puas dengan keinginannya.

Kalau pendapat saya pribadi, sebetulnya justru sangat baik untuk membiasakan anak ikut beribadah sejak kecil karena dengan membiasakan mereka dalam ketaatan dan menghadiri sholat berjamaah maka secara tidak langsung, mereka mendapat stimulus yang besar dari apa yang didengar dan dilihat di masjid. Namun, memang ada kalanya anak tiba-tiba tantrum atau di luar kendali apalagi usia anak yang masih balita semisal tiba-tiba suka merengek dan berlari larian kalau sudah seperti ini peran orang tua yang mengambil alih apakah sangat menganggu jamaah atau masih bisa ditolerir. Saya sendiri pernah mengalami ketika anak saya si 2 tahun ini menangis keras karena terjatuh di mushola tempat kami beribadah karena suaranya cukup keras maka saya membawanya untuk pulang saja.Namun, sesampainya di rumah saya coba membahas lagi dengan anak bahwa kalau di tempat ibadah sebaiknya tidak berlarian dan ikut sholat berjamaah ya, memang efeknya tidak akan langsung terlihat tetapi saya percaya bahwa si anak akan mulai mengingat apa yang disampaikan orang tuanya. Ingat memori anak-anak masih seperti spons maka dia akan lebih mudah menyerap informasi di usia belianya untuk itu sebagai orang tua harus selektif memilah informasi yang baik untuk disampaikan kepada anak.

Kembali pada cerita teman saya tadi yang sampai mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari sesama jamaah rasanya memang agak kurang pas ya apalagi dilakukan sampai membentak si anak kecil tersebut (ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya dibentak orang lain). 

Alhamdulillah di mushola dekat rumah saya beribadah lebih welcome dengan anak-anak hanya ketika sebelum sholat ada himbauan dari imam agar orang tua tetap mendampingi anak-anaknya. 

Tips ketika membawa si kecil: sebelum sholat dimulai saya selalu memberikan susu agar si kecil tidak lapar karena durasi  sholat tarawih lebih panjang dibandingkan sholat fardhu


Bukankah anak anak lebih mengerti jika disampaikan pesan dengan lembut dan penuh pengertian?
Bukankah Islam adalah agama yang mengajarkan kelembutan dan kasih sayang?
Yuk saling intropeksi diri. 
Wallahualam.. 
Salah satu masjid yang menempel pengumuman untuk tidak membawa anak-anak ketika sholat. Sumber: http://www.kompasiana.com/fachrulkhairuddin/jangan-usir-anak-anak-dari-masjid



No comments:

Post a Comment